Pertanyaan Tentang Kehadiran

Setelah menikah, ada sebuah pertanyaan yang ternyata lebih menyakitkan daripada sekedar pertanyaan “Kapan nikah”.

1536600236631.jpg

Sebuah pertanyaan yang bahkan engkau tak punya kuasa untuk mengusahakan kapan jawaban itu bisa ditemukan, tak semudah seperti jodoh yang ketika ada orang berniat serius bisa engkau tantang langsung untuk menemui orang tua dan menikahimu.

Pertanyaan yang hanya Allah sebagai sang pemilik hiduplah yang berkuasa untuk menjawabnya.

Pertanyaan itu adalah “Pertanyaan tentang kehadiran”

PicsArt_09-02-09.14.35

Karena bahkan setiap pasangan yang menikah melalui fase yang seharusnya, pasti merasakan berada dalam fase ini. Fase “Menunggu”.

Mereka akan merasakan berada dalam satu ruang tunggu, duduk dan menunggu yang tak pernah mereka tahu kapan giliran itu akan tiba padanya. Entah itu satu bulan, dua bulan, satu tahun atau bahkan bertahun-tahun. Setiap pasangan akan merasakan fase yang akan selalu membuat mereka berdebar setiap bulannya, membuat mereka berharap setiap detiknya, dan tentu saja waktu dalam fase ini berbeda antara satu manusia dengan yang lainnya. Yang harus kita lakukan adalah “Menghargai masa menunggu itu”

PicsArt_08-28-06.56.16.jpg

Mengenai pertanyaan tentang kehadiran ini mungkin akan berubah bit irama setiap waktunya. Di bulan-bulan pertama pertanyaan itu terdengar sebagai sapaan lembut yang terasa membelai penuh perhatian. Kemudian di satu atau dua tahun berikutnya mulai terasa seperti cubitan yang kecil tapi terasa sedikit menyakitkan. Sampai di tahun ke tiga dan seterusnya pertanyaan ini terdengar seperti berubah  menjadi pukulan keras yang menjatuh dan meluluh lantahkan hati yang mendengarnya.

Mengenai waktu dan skenario terbaik itu. Yang harus kita lakukan adalah yakin. Bahwa Allah mempunyai waktu terbaik versi-Nya. Seperti saat Dia mempunyai waktu terbaik untuk mempertemukan seseorang dengan jodohnya, seperti itu pula Allah mempunyai waktu terbaik mempertemukan orang tua dengan sang buah hatinya. Karena Dia adalah sebaik-baiknya perencana.

1536133693028.jpg

Saat Allah memintamu untuk menunggu lebih lama, sesungguhnya Allah tengah mengusahakan skenario yang bahkan tak terlintas di pikiran kita sebagai manusia yang banyak celah. Bahwa mungkin ada hal-hal yang harus lebih kamu utamakan sebelum nanti engkau fokus terhadap titipan-Nya. Bisa jadi pekerjaan yang sedang coba Dia perbaiki agar nanti anak-anakmu hidup dengan kondisi lebih layak. Atau mungkin study yang harus engkau selesaikan terlebih dahulu agar nanti konsentrasi untukmu mengurus amanah-Nya tidak terbagi dengan tugas-tugas akhir kuliah yang harus kau selesaikan. Dia ingin engkau lulus, membanggakan keluarga, kemudian memberimu amanah berupa anak bisa jadi hadiah terbaik yang Dia siapkan.

Bisa juga ada orang-orang yang saat itu lebih membutuhkan perhatianmu sebelum akhirnya engkau harus fokus terhadap buah hatimu. Entah itu orang tua yang mulai rapuh, adik atau saudara yatim piatu yang masih membutuhkan kasih sayangmu. Selain itu mungkin juga Allah tengah benar-benar tengah mempersiapkan tentang kesiapanmu menjadi sosok orang tua teladan. Memberimu waktu lebih agar engkau bisa belajar lebih banyak hingga nanti engkau benar-benar siap menjadi sebaik-baik orang tua.

Mungkin juga Allah juga tengah mempersiapkan hal-hal terbaik lainnya seperti rumah, tabungan dan lingkungan yang lebih baik agar kelak kalian tidak ada kesulitan baik dalam finansial maupun mental. Dan ketika waktu itu tiba, Allah benar-benar yakin memilihkan orang tua dan lingkungan yang tepat. Karena bisa jadi Allah telah mempersiapkan anak-anak soleh/solehah ahli surga yang akan diberikan amanah lebih untuk memperbaiki kehidupan yang mulai rapuh ini, untuk itulah orang tua terbaik juga tengah dipersiapkan-Nya. Apapun itu yang pasti Allah punya rencana yang lebih tepat dan indah. Tugas kita adalah meyakini skenario sang Maha Sutradara.

So, stop bersuudzon tentang rencana-Nya dengan perbanyak bersyukur atas nikmat yang masih kita terima sampai saat ini. Berbahagia mendengar kabar baik dari orang lain dan berdoa bahwa insya Allah waktu itu akan sampai pada kita pada waktu terbaik menurut versi-Nya.

Dan buat pihak ketiga yang sering menyampaikan pertanyaan mengenai kehadiran, cobalah menunjukkan perhatian dengan cara lain yang lebih mendamaikan, dan jangan lupa untuk terus mendoakan.

Keep Khusnudzon….💕

IMG-20180819-WA0002.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s